Selasa, 22 Desember 2020

ITIK PEKING

ITIK PEKING

Produksi Aneka Ternak Unggas A



Muh.Rayhandhika.A

H0518060

Assalamualaikum.Wr.Wb

Kali ini saya akan memberikan beberapa pengertian tentang asal usul itik peking,Pakan nya,  Perkandangannya untuk budidaya itik peking , selamat membaca :) 

ASAL USUL ITIK PEKING

Salah satu jenis itik pedaging yang mempunyai produktivitas tinggi yaitu itik Peking. Itik Peking merupakan itik yang berasal dari China, itik ini tergolong itik pedaging yang memiliki daya produktivitas tinggi, yaitu mampu mengkonversi ransum dengan baik sehingga menghasilkan bobot badan yang tinggi dengan waktu yang relatif singkat. Setelah mengalami perkembangan di Inggris dan Amerika Serikat itik ini menjadi populer. Itik ini termasuk tipe dwiguna dimana betina sebagai itik petelur dan jantan sebagai itik pedaging yang baik. itik ini semakin terkenal dan populer setelah memperoleh seleksi di peternakan palmer . Bibit itik ini dapat diperoleh dari Sumatera Utara.

Itik Peking memiliki postur lebar, kekar, berdaging dengan bagian dada besar, bundar dan membusung. Itik Peking memiliki badan yang lebih berisi dibandingkan dengan beberapa jenis itik lainnya. Karkas itik Peking berwarna kuning dan kelihatan sangat menarik. Kemudian bobot itik Peking jantan dewasa berkisar 4 – 5 kg/ekor, sedangkan bobot itik Peking betina berkisar 2,5 – 3 kg/ekor.

KLASIFIKASI ITIK PEKING

Itik Peking atau yang memiliki nama latin Anas platyrhynchos domestica merupakan unggas air yang diklasifikasikan dalam tipe pedaging, karena memiliki pertumbuhan yang cepat dalam waktu yang relatif singkat. Berikut merupakan klasifikasi itik peking :

Kingdom      : Animalia

Filum            : Chordate

Kelas            : Aves

Ordo             : Anseriformes

Family          : Anatidae

Genus           : Anas

Spesies         : Anas platyrhynchos domestica


KARAKTERISTK ITIK PEKING

Karakteristik dari itik peking jantan dan betina yaitu :

1)      Pada itik peking jantan memiliki bentuk kepala yang bulat , berwarna putih , untuk warna paruh adalah kuning,warna bulu yaitu putih dan untuk warna shank yaitu kuning. Kemudian Itik peking jantan memiliki bentuk tubuh yang Gemuk (montok) lebih besar dari betina, dada membusung

2)      Pada itik peking betina memiliki bentuk kepala yang Bulat dan berwarna putih, paruh berwarna kuning , memiliki warna bulu putih dan warna shank kuning . kemudian untuk bentuk tubuhnya Gemuk (montok) lebih kecil dari jantan, dada membusung


PEMELIHARAAN ITIK PEKING

Pemeliharaan itik Peking memiliki 3 fase diantaranya fase starter, fase grower serta fase finisher. Setiap fase memiliki cara pemeliharaan yang berbeda- beda dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan agar tumbuh dengan optimal. Untuk penjelasan setiap fase sebagai berikut :

1.          Pada fase starter yaitu dimulai dari umur 0 – 3 minggu kemudian pemeliharaan dilakukan dengan cara menjaga suhu kandang, sehingga digunakan alat penghangat untuk menjaga suhu dalam kandang selama fase starter , agar dapat tumbuh dengan normal karena itik tidak stress akibat suhu yang tidak sesuai

2.          Pada fase grower dimulai dari 3 – 5 minggu . fase ini merupakan fase dimana itik Peking mengalami pertumbuhan yang optimal sehingga perlu dilakukan pemeliharaan yang optimal pula dengan pemberian pakan yang sesuai dan lingkungan yang mendukung sehingga dapat tumbuh optimal

3.          Pada fase finisher dimulai sejak umur 5 – 10  minggu . pada Fase finisher merupakan fase dimana itik Peking siap untuk dipanen dan pada fase ini, itik Peking sudah mencapai pertumbuhan tertingginya.   

PAKAN ITIK PEKING

P

Ransum merupakan campuran berbagai macam bahan organik dan anorganik yang diberikan kepada ternak untuk memenuhi kebutuhan zat-zat makanan yang diperlukan bagi pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi. Bahan yang digunakan untuk ransum sebaiknya mudah didapatkan, murah, tidak mengandung racun, tidak berjamur, serta tidak busuk. Umumnya, terdapat dua jenis macam ransum yaitu ransum basah dan ransum kering. Ransum basah merupakan ransum kering yang dicampur dengan air sehingga bahan bercampur sampai rata dan berubah tekstur menjadi lembek. Formula yang umum dipakai dalam membuat ransum basah adalah ransum kering ditambahkan air dengan perbandingan satu banding dua. Fungsi pakan pada ternak adalah sebagai penghasil energy. Setelah energy terbentuk maka akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok (memelihara jaringan tubuh), kalau ada kelebihan energi maka akan di gunakan untuk berproduksi daging dan reproduksi. Pemenuhan ransum seperti EM (energy metabolis), Serat Kasar, Lemak, Kalsium, Fosfor harus diperhatikan sesuai dengan kebutuhan masa hidup dari itik peking. 

Pemberian ransum itik oleh peternak biasanya diberikan dalam kondisi basah dikarenakan ransum basah lebih disukai itik dibandingkan dengan ransum kering.

Pemberian pakan itik tersebut dalam tiga fase, yaitu fase stater ,fase grower dan fase layar . Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dengan kode masing-masing fase. Cara memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu:

a.   Umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)

b.   Umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai

c.   Umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.

d.   Umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu :

1)      7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%.

2)      Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).


PERKANDANGAN ITIK PEKING

Cara pengandangan bebek hanya beraktivitas di dalam kandang. Jadi untuk aktivitas makan, minum, bermain bebek berada di dalam kandang. Penggunaan air hanya untuk pemberian minum, membersihkan peralatan kandang, membersihkan area kandang, dan beberapa penggunaan lainnya. Pada pemeliharaan bebek, seringkali peternak dihadapkan dengan bau menyengat yang berasal dari kotoran bebek. Bau kotoran itik yang menyengat terutama pada saat musim hujan tiba dimana akan menimbulkan bau yang sangat mengganggu. Timbulnya bau tersebut disebabkan oleh banyak faktor seperti pakan yang diberikan, kandang yang digunakan, dan pengelolaan kebersihan kandang dari kotoran. Kandungan gas amonia yang tinggi dalam kotoran juga dapat menunjukan kurang sempurnanya proses pencernaan atau protein yang berlebihan dalam pakan ternak. Sehingga menyebabkan tidak semua nitrogen diabsorbsi sebagai asam amino, tetapi dikeluarkan sebagai amonia dalam kotoran.

Kandang yang paling cocok untuk membudidayakan itik peking ialang dengan kandang postal yaitu kandang dengan bentuk memanjang yang dapat ditempati banyak bebek. Seluruh aktivitas bebek seperti makan, minum, bertelur, istirahat dilakukan di dalam kandang. Metode ini biasanya digunakan untuk pemeliharaan secara intensif.  Ukuran kandang ternak itik peking dengan tipe postal menyesuaikan dengan banyaknya bebek yang dipelihara. Dari 100 – 1000 ekor kadang postal masih sangat efektif .


PERKAWINAN ITIK PEKING

Pemilihan Betina (Indukan) dan Jantan (Pejantan) Untuk memperoleh betina dan jantan yang baik harus memenuhi persyaratan :

1.      Berasal dari tetua yang memiliki produktivitas, fertilitas, dan daya tetas telur tinggi;

2.      Umur betina minimal 6 (enam) bulan dan pejantan minimal 7 (tujuh) bulan; dan

3.      Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) atau Persyaratan Teknis Minimal (PTM) bibit itik.

Perkawinan itik dapat dilakukan dengan cara kawin alam dan Inseminasi Buatan (IB).

1.      Untuk kawin alam dilakukan dengan menempatkan itik yang sudah dewasa kelamin dengan perbandingan antara jantan dan betina 1 : 4.

2.      Untuk IB agar diperoleh fertilitas yang tinggi:

a.        setiap pengambilan semen dari 1 (satu) ekor pejantan dapat digunakan pada 10 (sepuluh) ekor betina

b.      IB dilakukan pada pagi hari.


PRODUK ITIK PEKING


Bebek Peking adalah makanan tradisional di Tiongkok yang berasal dari Beijing. Makanan bebek Peking ini juga ditemui di Taiwan. Bebek Peking dibuat menggunakan daging bebek khusus diternakkan untuk makanan ini. Bebek-bebek digemukkan dengan cara memberikan makanan bergizi, pada saat bebek-bebek kekenyangan, peternak-peternak mungkin saja memasukkan makanan ke dalam kerongkongan sang bebek secara paksa. Ini yang kemudian menjadikan bebek Peking juga dikenal dengan nama bebek isi. Bebek tadi disajikan setelah dipanggang dengan kayu-kayu bakar khusus yang akan menambah wangi daging bebek yang dipanggang. Bobot itik Peking jantan dewasa berkisar 4 – 5 kg/ekor, sedangkan bobot itik Peking betina berkisar 2,5 – 3 kg/ekor


PENYAKIT ITIK PEKING

Penyakit  Itik terbagi menjadi 2 kelompok yaitu penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan protozoa  dan penyakit yang disebabkan oleh defisiensi zat makanan dan tata laksana perkandangan yang kurang tepat. Dan berikut ini adalah beberapa penyakit yang sering menyerang Itik:

1.      Penyakit Duck Cholera

2.      Penyakit Salmonellosis

3.      Penyakit Botulismus

4.      Penyakit Cacing,

Agar itik peking dapat terhindar dari penyakit bisa dengan pemberian pakan yang layak, ,penggunaan bibit yang baik dan sehat, ,pengelolaan serta penanganan penyakit.

Mungkin sekian yang dapat saya berikan semoga dapat menambah ilmu para pembaca sekalian , Terima kasih banyak

Wassalamualaikum.Wr.Wb


Tidak ada komentar:

Posting Komentar